Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Obat Kelenjar Tiroid

Obat Herbal Multi khasiat yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit kronis dan non-kronis

Pengertian Kelenjar Tiroid

Pengertian kelenjar tiroid – Kelenjar Tiroid adalah salah satu kelenjar endokrin terbesar yang terdapat pada tubuh manusia. Kelenjar ini berbentuk seperti sayap kupu-kupu yang terletah dibagian depan leher, tepatnya dibawah jakun. Dalam keadaan normal, kelenjar ini hampir tidak teraba dan juga tidak terlihat. Namun jika terjadi pembengkakan kelenjar tiroid dapat terlihat membesar kesamping atau kebawah dan dapat teraba jika disentuh.

Kelenjar tiroid menghasilkan dua hormon penting yaitu hormon Triiodotironin (T3) dan hormon Tiroksin (T4), kedua hormon tersebut berperan penting dalam mengontrol proses metabolisme tubuh. Jika kelenjar tiroid menghasilkan sedikit ataupun terlalu banyak hormon maka akan berdampak tidak baik untuk tubuh. Sehingga kelenjar tiroid yang normal seharusnya memproduksi hormon yang seimbang.

Pengertian Kelenjar Tiroid

Pengertian Kelenjar Tiroid

Fungsi Kelenjar Tiroid

Pernaan utaman dari kelenjar tiroid adalah untuk memproduksi hormon yang berguna untuk mengatur proses metabolisme tubuh. Karena berpengaruh pada proses metabolisme tubuh, sehingga kelenjar tiroid dapat memengaruhi banyak proses vital yang terjadi pada tubuh. Berikut adalah fungsi kelenjar tiroid yang berpengaruh pada tubuh:

  • Mengatur denyut jantung, aliran darah dan pernapasan
  • Mengatur konsumsi oksigen dan tingkat pengeluaran energi
  • Meningkatkan penyerapan glukosa oleh usus dan meningkatkan produksi glukosa oleh organ hati
  • Mengatur perumbuhan dan pematangan sistem saraf pusat
  • Mengatur suhu tubuh
  • Mengatur siklus menstruasi seorang wanita
  • Mempercepat pembersihan kolesterol dari plasma
  • Mengatur berat badan

Baca Juga : Fungsi Kelenjar Tiroid Bagi Tubuh dan Gangguannya

Struktur dan Bagian Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid terbagi menjadi dua lobus, diantaranya lobus kiri dan lobus kanan. Struktur yang menghubungkan kedua lobus disebut adalah isthmus. Masing-masing lobus memiliki panjangnya sekitar 5 cm, lebar sekitar 3 cm dan memiliki ketebalan sekitar 2 cm, sedangkan isthmusnya memiliki panjang dan lebar sekitar 1,25 cm.

Bila dilihat lebih spesifik, terdapat 3 struktur utama penyusun kelenjar tiroid, diantaranya:

1.Folikel Tiroid
Folikel tiroid adalah kumpulan se kecil yang mempunyai diameter antara 0,02 sampai 0,9 mm. Folikel tiroid tersebut merupakan komponen utama yang berguna menjalankan fungsi tiroid. Folikel ini memiliki banyak pembuluh darah, pembuluh saraf dan pembuluh limfe yang mengelilinginya. Inti dari folikel tiroid ini merupakan protein prekursor hormon tiroid yang kita sebut dengan thyroglobullin.

2.Sel Folikular
Sel folikular adalah lapisan yang menyelimuti inti sel folikular tiroid. Ketika distimulasi oleh Thyroid Stimulating Hormon (TSH), maka tiroid akan mesekresikan hormon tiroid T3 dan T4. Bentuk dari sel folikular bermacam-macam tergantung dari keaktifannya, ada yang berbentuk datar, kuboid, atau kolumnar.

3.Sel Parafolikular
Sel parafolikular atau yang juga sering disebut dengan “sel C”, adalah sel minoritas yang memproduksi kalsitonin. Kalsitonin ini berperan dalam homeostasis kalsium.

Baca Juga : Obat Alami Kelenjar Tiroid

Cara Kerja Hormon Tiroid dalam Mensekresi Hormon

Kelenjar tiroid membutuhkan yodium untuk bisa mensekresi hormon tiroid dalah jumlah yang normal. Yodium tersebut diperlukan kelenjar tiroid sebagai bahan dasar untuk memproduk hormon tiroid. Tubuh mempunyai mekanisme yang unik untuk menyesuaikan kadar hormon tiroid dalam tubuh. Awalnya Hipotalamus akan menghasilkan Tyrotropin Releasing Hormone yang akan merangsang kelenjar hipofisis (pituitari) mengeluarkan Thyroid Stimulating Hormone (TSH). Sesuai dengan namanya TSH berfungsi untuk menstimulasi kelenjar tiroid untuk mensekresikan hormon tiroid dalam darah.

Sangat penting untuk menjaga hormon tiroid tetap seimbang dalam tubuh, sebab jika tubuh kekurangan hormon tiroid maka meyebabkan hipotiroid. Sedangkan, jika tubuh terlalu banyak hormon tiroid maka akan mengalami kondisi hipertiroid. Kedua kondisi tersebut tidak baik untuk kesehatan tubuh.

Hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid ada dua, yaitu:

1.Tri-iodothyronin (T3)
Tri-iodothyronin adalah bentuk aktif dari Tiroksin. T3 ini merupakan bentuk aktif dari hormon Tiroksin (T4) yang kerjaya lebih cepat, efektif dan efisine. Perubahan T4 menjadi T3 terjadi di dalam hati dan beberapa organ lain.

2.Tiroksin (T4)
Tiroksin adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang memiliki efek ringan terhadap kecepatan metabolisme tubuh secara langsung. Di dalam hati dan beberapa organ lain, T4 akan diubah menjadi T3 supaya fungsinya lebih efektif dan efisien.

Selain kedua hormon tersebut, kelenjar tiroid juga memproduksi hormon kalsitonin, merupakan hormon yang mempunyai fungsi untuk mengatur kadar kalsium dalam darah. Kalsitonin dapat menurunkan pelepasan protein dari tulang dengan menurunkan aktivitas osteoklas di tulang tersebut. Hormon ini diproduksi oleh sel parafolikular yang merupakan bagian dari kelenjar tiroid.

Baca Juga : Kanker Tiroid, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

| Pengertian Kelenjar Tiroid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!