Obat Kelenjar Tiroid

Obat Herbal Multi khasiat yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit kronis dan non-kronis

Penyakit Hashimoto, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Penyakit Hashimoto adalah sebuah kondisi dimana kelenjar tiroid mengalami peradangan karena terserang oleh sistem kekebalan tubuh sendiri (autoimun). Kelenjar tiroid adalah bagian prnting dari sistem endokrin tubuh. Terletak di tenggorokan tepat di bawah pita suara (laring) atau jakun. Kelenjar ini terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian sisi kiri dan kanan yang membentuk seperti sayap kupu-kupu.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid yaitu triiodotironin (T3) dan tiroksin (T4). Hormon-hormon tersebut masuk ke dalam aliran darah, tetapi yang mengaturnya adalah kelenjar pituitari, yang menghasilkan hormon perangsang tiroid (thyroid-stimulating hormone/TSH). Sementara itu, tubuh memiliki sistem imun yang berfungsi untuk melawan penyakit dan ancaman lainnya yang dapat merusak tubuh. Sel darah putih membentuk antibodi dan aktif menyerang infeksi, hingga kemudian mematikannya.

Penyakit Hashimoto, Gejala, penyebab dan Pengobatannya

Penyakit Hashimoto, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Penyakit hashimoto adalah salah satu penyebab dari penyakit hipotiroid. Kondisi ini menyebabkan fungsi dari kelenjar tiroid menjadi terganggu. Terutama dalam memproduksi hormon tiroid yang paling penting, yaitu tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Sistem imun tubuh berfungsi untuk melawan penyakit dan ancaman lainnya yang bisa merusak tubuh.

Dalam beberapa situasi, tubuh akan membentuk autoimun pada tiroid. Jika kondisi ini terjadi, sistem imun akan menyerang dan merusak kelenjar tiroid, sehingga kelenjar hanya menghasilkan sedikit sekali hormon. Kondisi tersebut sering disebut sebagai hipotiroid. Jika kelenjar tiroid kurang aktif, kemungkinan adanya komplikasi lain dapat terjadi.

Gejala Penyakit Hashimoto

Gejala awal dari penyakit hashimoto umumnya tergolong ringan dan terkadang sulit diketahui dapat berkermbang menjadi penyakit tersebut. Gejala yang paling umum adalah pembengkakan kelenjar tiroid (gondok). Gejala umumnya berkembang lama sampai bertahun-tahun. Berikut gejala-gejalanya:

  • Mudah lelah dan merasa lemas.
  • Lebih rentan terhadap suhu dingin.
  • Detak jantung lambat.
  • Mengalami pembengkakan pada wajah.
  • Rambut rontok.
  • Sulit mengingat.
  • Depresi.
  • Menorrhagia (menstruasi berlebihan atau berkepanjangan).
  • Siklus menstruasi tidak teratur.
  • Otot menjadi lemah.
  • Kuku menjadi rapuh.
  • Kulit kering.
  • Sembelit.
  • Pembengkakan lidah.
  • Nyeri otot yang diikuti dengan pengerasan atau kaku pada otot.
  • Peningkatan berat badan.
  • Nyeri sendi dan kaku.
  • Kolesterol naik

Kerusakan pada kelenjar tiroid sulit terdeteksi dan memerlukan waktu lama hingga dapat terdiagnosis. Biasanya gejala akan diketahui jika kelenjar tiroid sudah mengalami kerusakan dan menghasilkan hormon yang sangat sedikit.

Penyebab Penyakit Hashimoto

Meskipun sudah diketahui bahwa penyakit hashimoto terjadi karena adanya kelainan autoimun, namun penyebabnya masih belum diketahui secara pasti. Walaupun demikian, ada beberapa faktor yang dipercaya berhubungan dalam timbulnya penyakit hashimoto, antara lain:

  • Genetik, kemungkinan mengalami penyakit ini jika mempunyai keluarga yang mengalami penyakit autoimun.
  • Hormon, Penyakit ini kebanyakan terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria karena berkaitan dengan hormon seksual.
  • Kelebihan iodin, beberapa penelitian membuktikan jika penggunaan obat yang mengandung iodin dapat memicu penyakit hashimoto.
  • Radiasi, pengobatan radioterapi untuk kanker atau radiasi yang berasal dari ledakan bom nuklir dapat menyebabkan terjadinya gangguan tiroid.
  • Riwayat penyakit autoimun, Jika pernah mengalami penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis, diabetes tipe 1, atau lupus dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit Hashimoto.
  • Usia, penyakit ini bisa dialami oleh siapapun dan usia berapapun, tetapi sebagian besar kasus pasien yang terdiagnosis menderita penyakit ini berusia 25-40 tahun.

Pengobatan Penyakit Hashimoto

Pengobatan penyakit hashimoto biasanya adalah pengobatan jangka panjang. Sebelum dilakukan pengobatan, dokter akan melakukan observasi terkai kondisi pasien serta guna menentukan obat yang tepat untuk digunakan. Dosis obat yang diberikan dokter dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi pasien.

Jika produksi hormon pada pasien rendah, maka dokter akan memberikan resep berupa hormon sintetis sebagai bagian dari terapi penggantian hormon. Yang sering digunakan adalah sintetis tiroksin karena dapat bertahan lama dalam aliran darah. Tetapi, karena tubuh harus menyesuaikan keseimbangan hormon, dosis hormon sintetis juga harus diatur secara rutin.

| Penyakit Hashimoto, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!