Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Obat Kelenjar Tiroid

Obat Herbal Multi khasiat yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit kronis dan non-kronis

Perbedaan Penyakit Hipertiroid dan Hipotiroid

Perbedaan penyakit hipertiroid dan hipotiroid – Penyakit tiroid adalah gangguan penyakit yang menyerang kelenjar tiroid. Kelenjar ini merupakan kalenjar endokrin yang terletak di bagian bawah leher atau tepatnya dibawah jakun. Orang awam biasa menyebutnya dengan penyakit gondok. Gangguan tiroid tidak bisa diremehkan. karena selain dapat menurunkan produktivitas seseorang, pada beberapa kasus yang parah dapat menyebabkan kematian.

Tiroid memproduksi 2 hormon utama, yaitu tiroksin (T-4) dan triodotironin (T-3), hormon-hormon ini mengatur penggunaan lemak dan karbohidrat, mengatur suhu tubuh, kecepatan jantung dan produksi protein. Terdapat beberapa gangguan pada kelenjar tiroid, atara lain adalah hipertiroid dan hipotiroid. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan antara kedua gangguan tiroid tersebut. (Baca Juga : Obat Kelenjar Tiroid)

Perbedaan Penyakit Hipertiroid dan Hipotiroid

Perbedaan Penyakit Hipertiroid dan Hipotiroid

Untuk Anda yang ingin mengetahui perbedaan antara penyakit hipertiroid dengan hipotiroid kami akan jelaskan dibawah ini dengan menggunakan tabel perbandingan. Simak penjelasannya dibawah ini:

Tabel Perbandingan

Penyakit Hipertiroid Hipotiroid

Definisi

Hipertiroid adalah Kelenjar tiroid yang hiperaktif menyebabkan berlebihnya produksi hormon tiroid. Seperti hormon Triiodotironin(T3) dan hormon Tiroksin(T4). T3↑↑, T4 ↑↑. Hipotiroid adalah kondisi kelenjar tiroid yang kurang berfungsi akibatnya berkurangnya produksi hormon tiroid. Seperti hormon Triiodotironin(T3) dan hormon Tiroksin(T4). T3↓↓, T4↓↓ .

Penyebab

  1. Penyakit Graves, Kondisi yang terjadi akibat kelainan autoimun pada tubuh
  2. Tiroiditis, Peradangan pada kelenjar tiroid. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri maupun virus
  3. Nodul Tiroid, Nodul adalah gumpalan yang terbentuk di dalam kelenjar tiroid dan belum diketahui penyebabnya
  4. Efek samping obat, Misalnya konsumsi supplement iodine, atau obat amiodarone
  5. Kanker tiroid, Jika kanker terletak di jaringan tiroid dan sel-sel kanker mulai menghasilkan banyak hormon tiroksin, maka Anda bisa mengalami hipertiroid
  1. Penyakit Hashimoto (Tiroiditis Hashimoto): Dikarenakan gangguan autoimun
  2. Hipotiroid kongenital :  Dikarenakan tidak terbentuknya kelenjar tiroid dengan sempurna (disgenenesis tiroid) sehingga produksi homon tiroid terganggu. Merupakan kelainan bawaan pada bayi baru lahir. Biasanya karena ibu kekurangan yodium.
  3. Hipotiroid sentral : Dikarenakan penyakit yang menyerang hipofisis otak ⇒ Kerja TSH ( tyroid Stimulating Hormon) terganggu ⇒ Produksi hormon tiroid tidak adekuat atau tidak cukup (Hipotiroid).
  4. Hipotiroid akibat dari perawatan hipertiroid. Misalnya Radiation therapy, Thyroid surgery, atau obat-obatan hipertiroid oral). Karena itu perlu kontrol rutin.
  5. Hipotiroid akibat kekurangan nutrisi iodine atau yodium.

Gejala

  1. Berat badan turun meskipun nafsu makan dan jumlah makanan yang dimakan tidak mengalami perubahan
  2. Mudah lapar sehingga nafsu makan bertambah
  3. Denyut jantung lebih cepat, sering berdebar-debar
  4. Hiperaktif
  5. Mudah marah dan emosional.
  6. Timbul rasa gugup, cemas, dan gampang tersinggung;
  7. Tangan atau ujung jari gemetar;
  8. Keringat berlebihan;
  9. Sensitif terhadap suhu panas (tidak tahan panas)
  10. Buang air besar (bisa juga diare), dan buang air kecil lebih sering
  11. Letih, lesu, dan loyo;
  12. Susah tidur atau insomnia
  13. Bagi wanita, pola haid berubah-ubah
  14. Kulit terlihat menipis dan rambut menjadi rapuh;
  15. Mata tampak membelalak terus menerus, terutama pada hipertiroid yang dikarenakan penyakit Graves.
  1. Lelah dan tidak berenergi.
  2. Kram otot dan otot menjadi lemah.
  3. Gerak lamban
  4. Mudah pingsan, koma
  5. Depresi,
  6. kepucatan,
  7. osteoporosis (kerapuhan tulang)
  8. Nyeri dan kaku sendi.
  9. Rambut dan kulit menjadi kering.
  10. kurang keringat
  11. sembelit atau konstipasi (susah BAB)
  12. Sensitif terhadap udara dingin (tidak tahan dingin).
  13. Wajah membengkak.
  14. Suara serak.
  15. kadar kolesterol dalam darah meningkat.
  16. Jari kuku dan rambut menjadi rapuh.
  17. Dan keterlambatan perkembangan fisik (kretinisme) atau keterlambatan (retardasi) mental.

Pemeriksaan Fisik

Pembesaran jaringan tiroid (gondok) Pembesaran jaringan tiroid (gondok)

Pemeriksaan Penunjang

Lab darah: Pada penderita hipertiroid, kadar TSH-nya rendah sedangkan kadar tiroksin dan triiodotironin-nya tinggi. TSH ↓↓ , T3 ↑ ↑ , T4 ↑ ↑ Jika hipotiroid, yang terdeteksi di lab, TSH ↑ ↑, namun T3 ↓↓, dan T4 ↓↓ 

Pengobatan

Kelompok obat-obatan yang digunakan untuk menekan produksi hormon tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Contoh obat-obatan thionamide , yaitu carbimazole, propylthiouracil (PTU),  dan methimazole / Thiamazole dengan merk dagang Thyrozol tablet.

  • Radioterapi, Radioiodine adalah sejenis prosedur radioterapi untuk mengobati hipertiroid. Hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid akan berkurang ketika iodine radioaktif (dalam tingkat rendah dan tidak berbahaya) menyusutkan kelenjar tiroid. Pengobatan radioiodine dapat konsumsi dalam bentuk obat cair atau kapsul.
  • Beta-blocker atau penghambat beta, Beta-blocker (contoh obat: propanolol 40 mg), adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala yang muncul akibat hipertiroidisme, seperti hiperaktif, detak jantung cepat, dan tremor. Obat ini tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asma.
  • Operasi tiroid, Operasi pengangkatan kelenjar tiroid atau tiroidektomi disebut parsial jika hanya sebagian yang diangkat dan total jika seluruhnya jaringan kelenjar diangkat.
Standar perawatan hipotiroid adalah penggunaan synthetic thyroid hormone levothyroxine (contoh: Levothroid, Synthroid) merk dagang Euthyrox tablet, untuk menormalkan kembali kadar hormon

Itulah ulasan mengenai perbedaan antara penyakit hipertiroid dan hipotiroid. Dari perbandingan diatas, gangguan tiroid tersebut dapat terjadi karena kelenjar tiroid tidak berfungsi secara normal yang disebabkan oleh berbagai foktor. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda dan dapat menambah wawasan Anda tetang gangguan penyakit pada kelenjar tiroid.

Baca Juga :
Obat Herbal Hipertiroid
Obat Herbal Hipotiroid

| Perbedaan Penyakit Hipertiroid dan Hipotiroid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Produk Bergaransi dan Dapatkan Discount Menarik Dari Kami, Info Lengkapnya Klik Disini !!!